Sindhu Ungkap Bagaimana Karirnya Berubah Usai Kalahkan Juara Olimpiade Li Xuerui

Berita Badminton: Juara dunia 2019, PV Sindhu, mengungkapkan bahwa kemenangan besar atas juara Olimpiade 2012 asal China, Li Xuerui, telah mengubah karirnya di dunia bulu tangkis.

Peraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia 2013 itu telah menderita beberapa kekalahan yang memilukan, sebelum mengubah warna medali di Basel pada tahun 2019 lalu. Tapi dia menilai kemenangan atas Xuerui sangat tinggi untuk apa yang terjadi pada karirnya.

“Titik balik bagi saya adalah ketika saya mengalahkan Li Xuerui pada 2012. Dia adalah juara Olimpiade pada titik waktu itu dan saya mengalahkannya di perempat final (China Masters),” kenang Sindhu pada hari Minggu (26/7), dilansir dari Times of India, dan menambahkan bahwa kemenangan itu bukan hanya meningkatkan kepercayaan dirinya, tetapi membuatnya bekerja lebih keras.

Sindhu adalah penggemar backhand Taufik Hidayat asal Indonesia. Pemain India itu adalah peraih medali emas Olimpiade 2016 di Rio, di mana Sindhu harus puas dengan perak. Pemain kelahiran Hyderabadi itu teringat akan hadiah kejutan dari salah satu penggemarnya setibanya di Rio.

“Itu adalah setara gaji satu bulan. Itu sangat menyentuh sehingga saya mengingatnya bahkan hari ini. Saya menulis surat kepadanya dan mengirimnya,” ungkap pemain peringkat 7 dunia itu.

Sindhu juga memanfaatkan waktunya selama istirahat pandemi untuk mengambil beberapa keterampilan baru.

“Saya telah belajar beberapa hal. Saya melukis saat ini. Saya juga memasak dan membuat kue. Sangat menarik karena sebelumnya selalu bulu tangkis tetapi sekarang saya belajar hal-hal berbeda yang kreatif,” tambah Sindhu.

Pemain berusia 25 tahun itu juga memuji inisiatif Khelo India dan berbicara tentang pentingnya dukungan bagi para bintang yang sedang naik daun untuk terus unggul.

Artikel Tag: PV Sindhu, li xuerui, olimpiade, kejuaraan dunia