Team Liquid Kesulitan di LCS Spring Split 2021, Jensen : Kami Kelelahan

Berita Esports : Team Liquid cukup mengalami kesulitan di paruh musim pertama League Championship Series (LCS) Spring Split 2021, padahal datang ke liga dengan status juara turnamen pra-musim LCS Lock In 2021, membuat mereka mendapat ekspektasi untuk menjadi tim yang mendominasi.

Pada pekan ketiga LCS Spring Split 2021 yang merupakan penutup paruh musim pertama, Liquid memulai dengan mengalahkan Golden Guardians, tetapi kemudian tumbang dari Evil Geniuses, meski menutup pekan dengan baik usai mengalahkan Cloud9. Akan tetapi, CoreJJ dkk saat ini dengan rekor 5-4 masih tercecer di urutan lima klasemen, bersama Evil Geniuses.

Mengenai sulitnya Team Liquid untuk menemukan konsistensinya, mid laner mereka Nicolaj “Jensen” Jensen mengungkapkan kepada Inven Global, tentang kesulitan yang sedang dialami timnya di LCS musim 2021 ini.

Pemain 26 tahun itu menjelaskan, Team Liquid belum tampil mendominasi di LCS Spring Split 2021 seperti yang dipertunjukkan di LCS Lock In, bukan karena tim lainnya mengalami peningkatan pesat.

“Saya tidak berpikir tim lain menjadi jauh lebih baik salam waktu sesingkat itu (meski mungkin untuk sedikit lebih baik), dan secara keseluruhan performa kami tidak sebaik di Lock In. Orang-orang melihat kami sedikit lelah, tapi saya pikir perlahan kami kembali ke jalur yang benar,” ungkapnya dilansir Inven Global.

Mengenai kelelahan yang melanda Liquid, Jensen tidak menampik bahwa itu terjadi karena faktor singkatnya jarak waktu antara final LCS Lock In dan dimulainya liga, yang hanya berjarak lima hari.

“Kami melangkah hingga ke final dan memenangkan semua pertandingan, jadi pada dasarnya kami tidak memiliki hari libur. Saat itulah saya pikir kelelahan mulai terasa,” kata pemain berposisi mid laner itu.

“Umumnya, saat Anda memenangkan turnamen, Anda punya waktu untuk bersantai. Tapi itu bukan untuk kami. Kami semua sedikit lelah setelah memenangkan Lock In, lalu keesokan harinya kami langsung kembali berlatih. Saya pikir itu mengapa kami merasa sedikit lelah,” lanjutnya. 

Roster asal Denmark tersebut, juga tidak merasa kesulitan yang dialami Team Liqiud terjadi karena meta kompetitif yang kurang optimal, seperti yang dikeluhkan C9. Tetapi menurutnya kesulitan Liqiud murni karena permainan buruk yang ditunjukkan tim.

“Saya tidak berpikir kami memiliki masalah yang terlalu besar untuk beradaptasi dengan meta baru dalam kekalahan kami di LCS Spring Split 2021, kami kalah karena bermain buruk.” Pungkasnya.

Artikel Tag: Team Liquid, LCS Spring Split 2021, Esports, Nicolaj “Jensen” Jensen